16 Oktober 2011
Mau Topeng Muka Seasli Kulit Manusia?
Satu lagi produk yang unik dari Jepang.
REAL-f adalah sebuah perusahaan teknologi sintetik yang baru saja menciptakan 3DPFs atau "Foto 3 Dimensi" yaitu sebuah produk yang berupa salinan wajah manusia yang sebenar-benarnya. Perusahaan yang belum lama berdiri ini menawarkan dua versi, replika jenis topeng dan replika kepala manusia.
Tertarik? Datang saja ke kantor REAL-f di Tokyo. Mereka akan memfoto wajah kamu dari berbagai sudut lalu mencetaknya dengan bantuan software canggih buatan mereka sendiri yang mampu mereplika bentuk mata, pembuluh darah, serta bekas luka secara detail.


Kalau dilihat-lihat, serem juga ya megang kulit muka kamu sendiri? ... Kamu bisa memiliki topeng ini kalau kamu rela mengeluarkan uang sebesar Rp. 35 juta. Yup. Harganya segitu.
REAL-f adalah sebuah perusahaan teknologi sintetik yang baru saja menciptakan 3DPFs atau "Foto 3 Dimensi" yaitu sebuah produk yang berupa salinan wajah manusia yang sebenar-benarnya. Perusahaan yang belum lama berdiri ini menawarkan dua versi, replika jenis topeng dan replika kepala manusia.
Tertarik? Datang saja ke kantor REAL-f di Tokyo. Mereka akan memfoto wajah kamu dari berbagai sudut lalu mencetaknya dengan bantuan software canggih buatan mereka sendiri yang mampu mereplika bentuk mata, pembuluh darah, serta bekas luka secara detail.
Kalau dilihat-lihat, serem juga ya megang kulit muka kamu sendiri? ... Kamu bisa memiliki topeng ini kalau kamu rela mengeluarkan uang sebesar Rp. 35 juta. Yup. Harganya segitu.
Mau Topeng Muka Seasli Kulit Manusia?
Satu lagi produk yang unik dari Jepang.
REAL-f adalah sebuah perusahaan teknologi sintetik yang baru saja menciptakan 3DPFs atau "Foto 3 Dimensi" yaitu sebuah produk yang berupa salinan wajah manusia yang sebenar-benarnya. Perusahaan yang belum lama berdiri ini menawarkan dua versi, replika jenis topeng dan replika kepala manusia.
Tertarik? Datang saja ke kantor REAL-f di Tokyo. Mereka akan memfoto wajah kamu dari berbagai sudut lalu mencetaknya dengan bantuan software canggih buatan mereka sendiri yang mampu mereplika bentuk mata, pembuluh darah, serta bekas luka secara detail.


Kalau dilihat-lihat, serem juga ya megang kulit muka kamu sendiri? ... Kamu bisa memiliki topeng ini kalau kamu rela mengeluarkan uang sebesar Rp. 35 juta. Yup. Harganya segitu.
REAL-f adalah sebuah perusahaan teknologi sintetik yang baru saja menciptakan 3DPFs atau "Foto 3 Dimensi" yaitu sebuah produk yang berupa salinan wajah manusia yang sebenar-benarnya. Perusahaan yang belum lama berdiri ini menawarkan dua versi, replika jenis topeng dan replika kepala manusia.
Tertarik? Datang saja ke kantor REAL-f di Tokyo. Mereka akan memfoto wajah kamu dari berbagai sudut lalu mencetaknya dengan bantuan software canggih buatan mereka sendiri yang mampu mereplika bentuk mata, pembuluh darah, serta bekas luka secara detail.
Kalau dilihat-lihat, serem juga ya megang kulit muka kamu sendiri? ... Kamu bisa memiliki topeng ini kalau kamu rela mengeluarkan uang sebesar Rp. 35 juta. Yup. Harganya segitu.
4 Agustus 2011
[Video] Pesawat Terbang Pokemon
Salah satu perusahaan penerbangan komersial terbesar di Jepang, All Nippon Airways, baru saja men-cat pesawat Boeing 777 miliknya dengan tema Pokemon. Pesawat yang diberi nama "Peace Jet" atau "Jet Damai" ini bertujuan untuk mempromosikan film anime Pokemon terbaru yang akan diputar di bioskop-bioskop Jepang bulan Juli ini.
Simak videonya...
Rasanya pengen banget naik pesawat beginian.
Simak videonya...
Rasanya pengen banget naik pesawat beginian.
Wanita Jepang Tetap Yang Paling Panjang Umurnya
Kota yang bersih, udara yang segar, dan yang paling penting, gaya hidup yang sehat. Itu semua yang membuat banyak orang di dunia sangat ingin tinggal di Jepang, termasuk aku (hehe).
Kali ini berita baik datang langsung dari pemerintah Jepang untuk para perempuan Jepang. Mereka tetap dinyatakan memiliki umur terpanjang di dunia, meskipun rata-rata harapan hidup mereka menurun sedikit ke 86,39 tahun.

Jatuhnya 0,05 tahun adalah penurunan pertama dalam lima tahun terakhir, jatuh dari rekor 86,44 yang pernah terdaftar pada 2009 menurut data Departemen Kesehatan Jepang.
"Gelombang panas tahun lalu mungkin yang menjadi penyebab adanya peningkatan kematian akibat serangan panas dan masalah jantung," kata seorang pejabat kementerian. Kematian akibat stroke panas mencapai rekor tertinggi yaitu dengan 1.718 kematian, 80%-nya adalah orang-orang yang berusia diatas 65 tahun.
Antara negara-negara di seluruh dunia, wanita Jepang menduduki peringkat pertama untuk harapan hidup terpanjang, diikuti oleh wanita Hong Kong pada 85,9 tahun dan 84,8 tahun bagi para wanita Perancis.
Bagaimana dengan para pria Jepang? Dengan rata-rata harapan hidup 79,64 tahun, mereka berada di peringkat keempat dunia dibawah Israel (79,7 tahun), Swiss (79,8 tahun) dan Hong Kong (80,0 tahun).
Kali ini berita baik datang langsung dari pemerintah Jepang untuk para perempuan Jepang. Mereka tetap dinyatakan memiliki umur terpanjang di dunia, meskipun rata-rata harapan hidup mereka menurun sedikit ke 86,39 tahun.
Jatuhnya 0,05 tahun adalah penurunan pertama dalam lima tahun terakhir, jatuh dari rekor 86,44 yang pernah terdaftar pada 2009 menurut data Departemen Kesehatan Jepang.
"Gelombang panas tahun lalu mungkin yang menjadi penyebab adanya peningkatan kematian akibat serangan panas dan masalah jantung," kata seorang pejabat kementerian. Kematian akibat stroke panas mencapai rekor tertinggi yaitu dengan 1.718 kematian, 80%-nya adalah orang-orang yang berusia diatas 65 tahun.
Antara negara-negara di seluruh dunia, wanita Jepang menduduki peringkat pertama untuk harapan hidup terpanjang, diikuti oleh wanita Hong Kong pada 85,9 tahun dan 84,8 tahun bagi para wanita Perancis.
Bagaimana dengan para pria Jepang? Dengan rata-rata harapan hidup 79,64 tahun, mereka berada di peringkat keempat dunia dibawah Israel (79,7 tahun), Swiss (79,8 tahun) dan Hong Kong (80,0 tahun).
25 Mei 2011
Maneki Neko / 招き猫
Jepang bisa dibilang sebagai negara kucing. Dimana-mana kita bisa melihat banyak benda yang berhubungan dengan kucing. Mulai dari mainan, manga, anime, sampe kafe yang disediakan khusus untuk para pencinta kucing.

Bagaimana sih sejarahnya kehidupan kucing di Jepang? Ayo kita telusuri.
Menurut kepercayaan, orang-orang Jepang mulai memelihara kucing sekitar tahun 1000-an. Adalah kaisar Ichijo (987-1011) yang pertama kali memperkenalkan kucing peliharaan kepada masyarakat Jepang setelah dia menerima utusan dari negeri China yang membawa kucing peliharaannya. Saat itu, tentu saja, hanya kalangan dari istana yang mampu memelihara kucing karena harganya yang sangat mahal.
Banyak yang menganggap kucing sebagai simbol keberuntungan, seperti para pemilik toko yang memajang Maneki Neko (招き猫 / kucing yang memanggil atau kucing yang mengundang). Banyak sekali orang yang salah paham dengan mengira Maneki Neko beasal dari China, padahal faktanya Maneki Neko berasal dari Jepang sekitar tahun 1870-an semasa era Meiji.


Gambar di kiri adalah Maneki Neko yang ada di jaman modern, yang selalu digambarkan membawa Koban (koin emas dari jaman Edo). Jika dipajang di toko, dipercaya akan mengundang banyak pembeli untuk datang ke toko.
Sedangkan gambar di kanan adalah patung kayu Maneki Neko yang berada di pasar Ofuna, Prefektur Kanagawa. Dibawah kaki kanannya terdapat sebuah palu godam yang bertuliskan Fuku (福) yang berarti keberuntungan atau kemakmuran.
Sedangkan bell yang menggantung di kalungnya adalah aksesoris yang biasa dikenakan oleh keluarga-keluarga kaya yang memelihara kucing pada jaman Edo.
Menurut sebuah survey di Jepang, sekitar 60% Maneki Neko di Jepang mengangkat kaki kirinya, 39% mengangkat kaki kanannya, dan hanya 1% yang mengangkat kedua kakinya. Kepercayaanya adalah kaki kiri dapat mengundang para pelanggan, sedangkan kaki kanan yang memberikan kekayaan.
Namun, seperti layaknya koin yang memiliki dua sisi berbeda, banyak juga yang percaya kalau kucing mengundang nasib buruk. Ada suatu masa ketika kucing dipercaya dapat berubah menjadi monster, namanya adalah bakeneko dan nekomata.
Tapi, itu untuk kita bahas lain waktu.

Bagaimana sih sejarahnya kehidupan kucing di Jepang? Ayo kita telusuri.
Menurut kepercayaan, orang-orang Jepang mulai memelihara kucing sekitar tahun 1000-an. Adalah kaisar Ichijo (987-1011) yang pertama kali memperkenalkan kucing peliharaan kepada masyarakat Jepang setelah dia menerima utusan dari negeri China yang membawa kucing peliharaannya. Saat itu, tentu saja, hanya kalangan dari istana yang mampu memelihara kucing karena harganya yang sangat mahal.
Banyak yang menganggap kucing sebagai simbol keberuntungan, seperti para pemilik toko yang memajang Maneki Neko (招き猫 / kucing yang memanggil atau kucing yang mengundang). Banyak sekali orang yang salah paham dengan mengira Maneki Neko beasal dari China, padahal faktanya Maneki Neko berasal dari Jepang sekitar tahun 1870-an semasa era Meiji.
Gambar di kiri adalah Maneki Neko yang ada di jaman modern, yang selalu digambarkan membawa Koban (koin emas dari jaman Edo). Jika dipajang di toko, dipercaya akan mengundang banyak pembeli untuk datang ke toko.
Sedangkan gambar di kanan adalah patung kayu Maneki Neko yang berada di pasar Ofuna, Prefektur Kanagawa. Dibawah kaki kanannya terdapat sebuah palu godam yang bertuliskan Fuku (福) yang berarti keberuntungan atau kemakmuran.
Sedangkan bell yang menggantung di kalungnya adalah aksesoris yang biasa dikenakan oleh keluarga-keluarga kaya yang memelihara kucing pada jaman Edo.
Menurut sebuah survey di Jepang, sekitar 60% Maneki Neko di Jepang mengangkat kaki kirinya, 39% mengangkat kaki kanannya, dan hanya 1% yang mengangkat kedua kakinya. Kepercayaanya adalah kaki kiri dapat mengundang para pelanggan, sedangkan kaki kanan yang memberikan kekayaan.
Namun, seperti layaknya koin yang memiliki dua sisi berbeda, banyak juga yang percaya kalau kucing mengundang nasib buruk. Ada suatu masa ketika kucing dipercaya dapat berubah menjadi monster, namanya adalah bakeneko dan nekomata.
Tapi, itu untuk kita bahas lain waktu.
Apakah Ini Olahraga Tergila Di Jepang?
Kita tau di dunia ini banyak olahraga yang berbahaya.
Tapi "Bou Taoshi" atau "Jatuhkan Tiang" boleh dibilang sangat berbahaya karena para pesertanya bebas memukul lawannya sampai jatuh. Bebas dalam arti kata sebenarnya.

Awalnya, Bou Taoshi adalah olahraga yang biasa dimainkan oleh militer Jepang untuk melatih anggota yang baru masuk ke sekolah militer. Tapi sekarang, olehraga ini juga dimainkan oleh para pelajar dan mahasiswa jika ada perayaan tertentu di sekolah mereka.
Dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing beranggotakan 75 orang, tim pertama bertugas untuk menjaga tiang dan satu "monyet" diatas tiang agar tidak jatuh apapun yang terjadi. Sedangkan tim kedua harus menjatuhkan tiang tersebut apapun halangannya.
Jadi jangan heran kalau ada pemainnya yang tulangnya bergeser atau patah disana-sini. Seru juga.
Simak videonya...
Tapi "Bou Taoshi" atau "Jatuhkan Tiang" boleh dibilang sangat berbahaya karena para pesertanya bebas memukul lawannya sampai jatuh. Bebas dalam arti kata sebenarnya.
Awalnya, Bou Taoshi adalah olahraga yang biasa dimainkan oleh militer Jepang untuk melatih anggota yang baru masuk ke sekolah militer. Tapi sekarang, olehraga ini juga dimainkan oleh para pelajar dan mahasiswa jika ada perayaan tertentu di sekolah mereka.
Dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing beranggotakan 75 orang, tim pertama bertugas untuk menjaga tiang dan satu "monyet" diatas tiang agar tidak jatuh apapun yang terjadi. Sedangkan tim kedua harus menjatuhkan tiang tersebut apapun halangannya.
Jadi jangan heran kalau ada pemainnya yang tulangnya bergeser atau patah disana-sini. Seru juga.
Simak videonya...
Langganan:
Postingan (Atom)

