Tim peneliti dari Institut Teknologi Italia dan Tokyo City University, yang dipimpin oleh Dr. Petar Kormushev, telah "mengajarkan" Fujitsu HOAP-2, sebuah humanoid mini, cara membersihkan papan tulis. Dalam video di bawah ini, kamu bisa melihat sang peneliti yang menunjukkan si kecil apa yang harus dilakukan...
Tampilkan postingan dengan label ROBOT JEPANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ROBOT JEPANG. Tampilkan semua postingan
22 Februari 2011
17 September 2010
ApriPoco Yang Lucu
Bukan. Ini bukan Pokemon.

Ini adalah robot terbaru buatan Toshiba yang bernama ApriPoco. Dia lucu dan dia berguna bagi keluarga Jepang yang membutuhkan kemudahan dalam menggunakan peralatan rumah tangga.
Apa saja kemampuannya? ApriPoco sanggup mengoperasikan mesin penanak nasi, pemanggang roti, microwave, TV, dan peralatan elektronik lainnya di rumah kita hanya dengan perintah suara manusia.
Jadi sistemnya adalah semua peralatan terhubung dengan otak kecil si ApriPoco melalui sinar infra merah sehingga dia bisa menghidupkan atau mematikan mesin sesuai dengan perintah kita tanpa menyentuh apapun. Hebat kan?
Berikut videonya dengan berbagai robot lainnya dari IRT lab di Universitas Tokyo...
Ini adalah robot terbaru buatan Toshiba yang bernama ApriPoco. Dia lucu dan dia berguna bagi keluarga Jepang yang membutuhkan kemudahan dalam menggunakan peralatan rumah tangga.
Apa saja kemampuannya? ApriPoco sanggup mengoperasikan mesin penanak nasi, pemanggang roti, microwave, TV, dan peralatan elektronik lainnya di rumah kita hanya dengan perintah suara manusia.
Jadi sistemnya adalah semua peralatan terhubung dengan otak kecil si ApriPoco melalui sinar infra merah sehingga dia bisa menghidupkan atau mematikan mesin sesuai dengan perintah kita tanpa menyentuh apapun. Hebat kan?
Berikut videonya dengan berbagai robot lainnya dari IRT lab di Universitas Tokyo...
9 Mei 2010
RoboCup Japan 2010
Ajang adu teknologi robot di bidang olahraga (terutama sepakbola) antar universitas Jepang, RoboCup, sedang diadakan di Osaka.

Tujuan dari organisasi RoboCup adalah untuk mengembangkan robot pemain sepakbola yang bisa mengalahkan tim manusia di tahun 2050. Tapi tampaknya di tahun ini, robot-robot tersebut masih saja lambat...
Tujuan dari organisasi RoboCup adalah untuk mengembangkan robot pemain sepakbola yang bisa mengalahkan tim manusia di tahun 2050. Tapi tampaknya di tahun ini, robot-robot tersebut masih saja lambat...
7 April 2010
Geminoid: Robot Kembaran Manusia
Hiroshi Ishiguro, seorang profesor di Universitas Osaka, baru saja meluncurkan kreasi terbarunya: sebuah android wanita disebut Geminoid F.
Robot baru ini adalah copy dari seorang wanita berusia 20 tahunan dengan rambut hitam panjang, bisa tertawa, tersenyum, dan menunjukkan ekspresi wajah lain yang lebih alami dari android-android lainnnya.
Robot baru ini adalah copy dari seorang wanita berusia 20 tahunan dengan rambut hitam panjang, bisa tertawa, tersenyum, dan menunjukkan ekspresi wajah lain yang lebih alami dari android-android lainnnya.
"Aku merasa seperti aku punya saudara kembar," kata wanita yang menjadi model android tersebut.
Dalam konferensi pers di Osaka, Ishiguro menunjukkan bagaimana android bisa meniru ekspresi wajah perempuan itu saat ia duduk di depan komputer dengan kamera dan perangkat lunak pelacakan wajah.
Berikut adalah beberapa cuplikan videonya:
Android Ishiguro dibangun sebagai bagian dari karyanya di Universitas Osaka dengan kolaborasi bersama Kokoro Co, sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan dalam bidang animatronics dan ultrarealistic android.
Dalam merancang Geminoid F, tim Ishiguro dan insinyur Kokoro ingin menciptakan android yang bisa menunjukkan berbagai ekspresi alami tanpa memerlukan aktuator sebanyak android lain. Secara khusus, mereka ingin robotnya untuk melakukan senyum yang meyakinkan - bukan hanya tersenyum biasa, tetapi senyum lebar.
Menurut laporan, Kokoro akan menjual design Geminoid F sekitar 10 juta yen. Ishiguro dan rekan-rekannya berencana untuk menguji android di rumah sakit dan juga dipamerkan di museum ilmu pengetahuan dan tempat-tempat lainnya.
Ishiguro terkenal dalam membuat replika robot dari dirinya sendiri, yaitu Geminoid HI-1, sebuah android yang bisa ia kontrol dari jarak jauh.
Dalam konferensi pers di Osaka, Ishiguro menunjukkan bagaimana android bisa meniru ekspresi wajah perempuan itu saat ia duduk di depan komputer dengan kamera dan perangkat lunak pelacakan wajah.
Berikut adalah beberapa cuplikan videonya:
Android Ishiguro dibangun sebagai bagian dari karyanya di Universitas Osaka dengan kolaborasi bersama Kokoro Co, sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan dalam bidang animatronics dan ultrarealistic android.
Dalam merancang Geminoid F, tim Ishiguro dan insinyur Kokoro ingin menciptakan android yang bisa menunjukkan berbagai ekspresi alami tanpa memerlukan aktuator sebanyak android lain. Secara khusus, mereka ingin robotnya untuk melakukan senyum yang meyakinkan - bukan hanya tersenyum biasa, tetapi senyum lebar.
Menurut laporan, Kokoro akan menjual design Geminoid F sekitar 10 juta yen. Ishiguro dan rekan-rekannya berencana untuk menguji android di rumah sakit dan juga dipamerkan di museum ilmu pengetahuan dan tempat-tempat lainnya.
Ishiguro terkenal dalam membuat replika robot dari dirinya sendiri, yaitu Geminoid HI-1, sebuah android yang bisa ia kontrol dari jarak jauh.
29 Januari 2010
Pemain Sepak Bola Masa Depan
Jepang lagi-lagi buat robot yang bikin orang heboh.
Kali ini, para peneliti robot sana sedang memamerkan sebuah robot yang mampu menendang bola sampai melewati kecepatan 200km per jam - dua kalinya kekuatan pemain profesional dunia.
Bola yang ditendang oleh robot tersebut bahkan bisa mematahkan salah satu kaki pemain defender yang mencoba menghadang lajunya.
Kali ini, para peneliti robot sana sedang memamerkan sebuah robot yang mampu menendang bola sampai melewati kecepatan 200km per jam - dua kalinya kekuatan pemain profesional dunia.
Bola yang ditendang oleh robot tersebut bahkan bisa mematahkan salah satu kaki pemain defender yang mencoba menghadang lajunya.
"Jangan coba-coba menghalangi kekuatan robot kami," kata Menteri Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang, Tatsuo Kawabata sambil bercanda.
Robot ini memang sengaja dibuat untuk memeriahkan pesta sepakbola dunia yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 Juni s/d 11 Juli 2010 di Afrika Selatan.
4 Januari 2010
Kolibri Robot Mungil Yang Bisa Terbang Mundur
Para peneliti Jepang di Universitas Chiba telah mengembangkan robot baru yang berperilaku mirip dengan burung bersayap cepat, kolibri (hummingbird), yang dikendalikan oleh sensor infra merah.
Dengan tubuhnya yang kecil dan sayap yang mungil, kolibri bisa mengepakkan sayapnya sampai 90 kali dalam satu detik dan satu-satunya jenis burung di dunia yang bisa terbang mundur. Mungkin karena kemampuannya yang unik itu para peneliti menciptakan teknologi yang menyerupai kolibri.
Burung kecil yang beratnya kurang dari satu ons ini juga dapat terbang mengikuti angka delapan (bergerak ke atas, bawah, kiri dan kanan). Langkah pengembangan berikutnya akan selesai pada tahun 2011 - termasuk kemampuannya untuk melayang di udara dan memiliki kamera mini yang melekat padanya.
Para penciptanya merancang robot ini (yang telah menelan biaya sekitar 90 juta yen untuk pengembangan teknologinya) untuk dapat membantu mencari orang-orang dalam situasi berbahaya atau membantu dalam mencari kriminal.
Para penciptanya merancang robot ini (yang telah menelan biaya sekitar 90 juta yen untuk pengembangan teknologinya) untuk dapat membantu mencari orang-orang dalam situasi berbahaya atau membantu dalam mencari kriminal.
19 Desember 2009
18 Agustus 2009
Robot Manekin Mendorong Penjualan
Kamu tau boneka-boneka manekin yang dipake untuk memajang busana di toko baju?
Di Tokyo, boneka-boneka manekin itu menjadi "hidup" berkat teknologi canggih Flower Robotics, perusahaan yang khusus merancang robot-robot fashion.
Di Tokyo, boneka-boneka manekin itu menjadi "hidup" berkat teknologi canggih Flower Robotics, perusahaan yang khusus merancang robot-robot fashion.
Sang bos, Tatsuya Matsui berkata bahwa robot seperti ini bisa mendorong para konsumen untuk membeli baju karena mereka seperti melihat semacam peragaan busana.
Palette, demikian nama robot manekin tersebut, meliuk-liukan tangannya dengan lembut dan gemulai guna menarik perhatian calon pembeli. Tentu fashion tidak bisa dipisahkan dari perhiasaan, alhasil Tatsuya juga merancang yang khusus untuk memajang kalung dan anting yang gemerlap.
Palette, demikian nama robot manekin tersebut, meliuk-liukan tangannya dengan lembut dan gemulai guna menarik perhatian calon pembeli. Tentu fashion tidak bisa dipisahkan dari perhiasaan, alhasil Tatsuya juga merancang yang khusus untuk memajang kalung dan anting yang gemerlap.
Mau tau kenapa robotnya tidak berwajah? Itu karena Tatsuya ingin para calon pembeli untuk memusatkan perhatiannya ke busana yang dipakai, bukan wajah manekinnya yang cantik.
Ditambah dengan sensor gerak yang ditanam dalem kepala, boneka manekin ini tidak akan memperagakan busananya jika tidak ada orang di dekat. Menghemat listrik maksudnya.
Saat ini Flower Robotics sedang mempersiapkan teknologi yang lebih canggih lagi sehingga di masa depan Palette bisa mengenali calon pembeli yang sedang melihat-lihat baju.
Bagaimana dengan harganya? Umm, begini aja deh... satu buah Palette di Tokyo harganya sama dengan satu buah rumah di Jakarta. Rumah yang gedeee.
Langganan:
Postingan (Atom)

