14 April 2009

The Kaiteki: Sepeda Masa Depan

Fuji TV menayangkan berita seputar "The Kaiteki" - sepeda masa depan rancangan Mitsubishi...





Sepeda = Jitensha / 自転車

Mau Ngintip Rumah Gackt?




McDonald's Jepang Dapet 49 Miliar Yen


Di bulan Maret lalu, McDonald's Jepang mencatat penjualan terbesarnya selama berbisnis di Jepang.

Mereka mencatat penjualan total sebesar 49 miliar yen dalam 1 bulan! Kalo diubah ke rupiah sih cuma sekitar Rp.5,538,824,097,475,-

WOW!
mcdonald's jepang


Ini adalah penjualan terbesar mereka sejak 1971, tahun dimana McDonald's membuka restoran burger untuk pertama kalinya.

Tapi aneh ya... kalo orang Jepang begitu suka sama burger, kenapa mereka kurus-kurus ya???

10 April 2009

Robot Belajar Bersosialisasi Dengan Manusia


Di tahun 2050, profesor Asada menginginkan 11 robot (ato lebih tepatnya android) untuk bermain sepak bola.

Sekarang itu hanya impian, tapi kenyataannya udah bisa dilihat sedikit demi sedikit. Karena profesor Minoru Asada dari universitas Osaka telah menciptakan sebuah robot yang mampu berlajar bersosialisasi dengan manusia seperti layaknya balita berumur 2 tahun.

robot jepang



Namanya CB2, Child Robot Biomimetic Body, yang pembuatannya dibiayai penuh oleh pemerintah Jepang melalui lembaga Japan Science and Technology Agency (JST).

Err, tampangnya memang agak menyeramkan sih, tapi paling tidak robot yang berbobot 33 kg dengan tinggi sekitar 132 cm ini kelakuannya bener-bener seperti balita.

Bisa nangis kalo dimarahi ato dipukul, bisa ketawa kalo diajak becanda, dan bisa belajar beberapa permainan yang sebelumnya dia gak tau!

Rokok Bebas Nikotin?


Ini berita gembira bagi para perokok kelas berat.

Para ilmuwan Jepang telah menemukan sebuah gen yang ada pada tanaman tembakau yang membawa nikotin.

Dunia telah mengetahui bahwa tembakau memproduksi nikotin dari akar lalu membawanya ke daun, tapi untuk pertama kalinya para ilmuwan bisa meng-identifikasi gen yang membawa zat terkutuk itu.

Tim ilmuwan gabungan antara universitas Kyoto dengan universitas Ghent dari Belgia menamakan gen tersebut Nt-JAT1. "Kalo kita bisa mengikat gen Nt-JAT1, nantinya akan ada rokok yang bebas nikotin," kata profesor Kazufumi Yazaki, sang ketua tim.
rokok jepang

Teknologi Jepang Yang Bisa Membaca Pikiran


Video ini membicarakan tentang teknologi Jepang yang bisa membaca pikiran dan mimpi seseorang (suatu hari nanti)...



Baca berita ini.

7 April 2009

Pengangguran Tidur Di Internet Café


Matahari mulai terbenam. Waktu telah menunjukkan jam enam sore di Tokyo.

Inilah waktu yang tepat untuk melihat para "korban" krisis ekonomi Jepang yang terparah sejak 64 tahun yang lalu.

Inilah waktu yang tepat untuk kita semua membuka mata lebar-lebar untuk melihat salah satu kota termahal di dunia dari wajah terburuknya.

Berkunjunglah ke manga café atau Internet café yang ada di kota Tokyo karena disanalah para pengangguran menumpang tidur. Dengan tarif sekitar Rp.90,000-an (yang biasanya untuk menyewa sebuah bilik untuk membaca manga atau bermain Internet), mereka malah mempergunakan bilik tersebut untuk tidur.
manga internet cafe


Semuanya pria, tentu saja, berumur antara 35 s/d 55 tahun. Mereka inilah pekerja-pekerja yang dipecat dan sampai sekarang belum mendapatkan pekerjaan baru karena para pemilik perusahaan yang terus merugi, seperti Toyota, Sony dan Panasonic.

"Saya dengar dari mulut ke mulut. Kalau anda tidak punya cukup uang, Internet café adalah temnpat termurah dimana kita bisa tidur dibawah atap," kata Kimiaki Takimoto, 46 tahun, mantan karyawan Nissan Diesel yang sekarang tidur di Internet café.

Tahun ini, hampir semua bilik di 600 manga café dan Internet café di Tokyo telah di booking penuh oleh para pengangguran. Yang tidak kebagian tempat dan tidak punya cukup uang, mereka lebih memilih untuk tidur di jalanan dengan tenda atau sarung tidur seadanya.

Bahkan di bulan Januari yang lalu, Tokyo bagai disambar petir di siang bolong dengan 500 pengangguran dadakan mendirikan tenda-tenda di taman kota Hibiya, tidak jauh dari istana kerajaan.
tenda hibiya


Negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia ini sekarang tidak lagi mampu memamerkan taringnya. Paling tidak untuk 1 sampai 2 tahun kedepan.